Sunday, August 6, 2017

PORDA DIY 2017 - www.Panahan.XYZ

PORDA DIY 2017 



(www.Panahan.XYZ) Ronda Panahan Tradisional / Barebow kemarin (1 Agt 2017) di lapangan Canden Bantul meninggalkan kesan ISTIMEWA bagi kontingen PERPANI KOTA Yogyakarta.

Meski awalnya, panahan tradisional PRIA TIDAK dipertandingkan, setelah dievaluasi akhirnya jadi diadakan, walaupun hanya kelas perseorangan. Berbeda halnya dg kategori panahan tradisional PUTRI yg dipertandingkan secara perorangan dan beregu.

Juara 1 Barebow Pria : Marno (Bantul)
Juara 2 : Nedi (PERPANI KOTA Yogyakarta)
Juara 3 : Sabam (PERPANI KOTA Yogyakarta)

Eh ada foto saya (baju kuning), Mas Marno Bantul (baju merah), dam Mas Dayat (depan). Matur-nuwun Pak Tono :)

Masih teringat jelas, pak Tono pasang-badan supaya ronda Panahan Tradisional yg dimulai Sri Paku Alam VIII ini bisa tetap di LIHAT dan DIAKUI keberadaannya (setelah tersingkir 'juga' di PON) dan AKHIRNYA bisa RESMI dipertandingkan di PORDA 2017

Semoga kedepan, warisan budaya yg MULAI BOOMING ini bisa terus lestari (minimal) di bumi kita sendiri

***
Panahan TRADISIONAL yang ada sekarang, AWALnya diciptakan Sri Sultan Hamengku Buwono 1 untuk melatih jiwa ksatria para prajurit / abdi dalem; dan SAMPAI SEKARANG masih tetap dipergunakan di Kasultanan Yogyakarta.

Sedari kecil, Beliau dikenal sangat cakap dalam olah keprajuritan, mahir berkuda, dan bermain senjata. Selain itu, beliau juga dikenal sangat taat beribadah sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Budaya Jawa.
Pasca merdeka, Indonesia mulai berpartisipasi dan mengambil peranannya dalam pergaulan dunia melalui olahraga.

Sri Paku Alam VIII yang kala itu merupakan Wakil Kepala Daerah Yogyakarta mendampingi Sri Sultan Hamengku Buwono IX, adalah seorang PEMANAH JEMPARINGAN yg handal, bahkan Beliaulah tokoh pendiri Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani).

Dengan seijin Sultan, beliau merombak sedikit Gaya memanah lama, yg tadinya busur posisi horisontal, memanah dg hati (bukan dibidik dg mata. Lihat gambar), menjadi posisi duduk bersila (tetap), tapi posisi busur miring/ diagonal, membidik sasaran dg 'nginceng' melihat melalui window / jendela bidik 3 cm.
Pada tahun 1953 Sri Paku Alam VIII mendirikan Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani). Upaya Paku Alam VIII untuk mengembangkan Perpani yaitu memperjuangkan olahraga panahan sebagai pertandingan resmi yang diperlombakan dalam PON, mengembangkan olahraga panahan di kalangan masyarakat dan mendaftarkan Perpani sebagai anggota persatuan panahan Internasional FITA.

Sumber :
http://kratonjogja.id/raja-raja/2/sri-sultan-hamengku-buwono-i
Http://panahan.xyz
Http://www.jemparingan.info/p/sejarah.html
http://2-jemparingan.blogspot.co.id/2017/06/mataram.html
<< HOME >>